Perintah Delete :
Mari kita lihat hasilnya :
Sudah berhasil Menggunakan Perintah Delete
Selanjutnya kita akan belajar tentang perintah ALTER :
Perintah ALTER bisa digunakan untuk menambahkan kolom disini saya ingin menambahkan kolom
tanggal
lahir
Perintahnya sebagai berikut :
Perintah ALTER bisa digunakan juga untuk menghapus kolom disini saya beri contoh untuk menghapus
kolom
alamat,
Perintahnya sebagai berikut :
Kita bisa membuat nilai yang default( bisa di kosongkan) menjadi NOT NULL (tidak bisa di
kosongkan
harus
di isi)
Seperti Berikut Perintahnya :
SET untuk memberi sedangkan DROP menghapus contoh di atas memberi SET NOT NULL berarti kolom tsb tidak boleh kosong.
Bisa juga untuk Mengganti nama table, Seperti berikut perintahnya :
Dan bisa juga untuk nama kolom :
Selanjutnya check digunakan untuk kondisi harus terpenuhi misalkan membuat table yang berisi kolom
umur,
lalu umur harus lebih dari 17 maka saat memasukan data ke umur harus lebih dari 17
Seperti
berikut
perintah CHECK :
saya membuat table usia dimana age harus lebih besar dari 17 dan parent harus lebih besar dari usia, ketika tidak sesuai kondisi maka muncul pesan error.
selanjutnya kita akan belajar tentang AS, perintah AS bisa digunakan untuk melihat kolom dan mengubah nama kolom yang ingin di panggil sementara , menjumlahkan total data yang sudah di input, seperti pada gambar di bawah ini :
pada foto di atas no 1 perintah AS digunakan untuk memanggil kolom age dan saya ubah namanya sementara menjadi kid lalu melihat isi datanya
sedangkan pada foto 2 perintah AS digunakan untuk menjumlah (SUM) dari data kolom age (ditotalkan).
COUNT
sedangkan count untuk menghitung jumlah record
jika ingin menampilkan lebih dari 1 kolom bisa menggunakan perintahGROUP BY dan ingin menfilter usia lebih dari 30 bisa menggunakan perintahHAVING
Seperti berikut perintahnya :
jadi di gambar atas saya ingin menampilkan kolom no dan age menggunakan group by , dan membuat kondisi yang age >(lebih dari 30) yaitu no 6
Bisa juga menggunakan WHERE
perbedaan WHERE & HAVING yaitu where untuk filter data mentah sedangkan HAVING filter data yang
sudah di
agregat/kelompokkan
Penulisan Where di taruh sebelum GROUP BY sedangkan HAVING sesudahnya.
inner join digunakan untuk menghubungkan beberapa tabel.
sebagai contoh : game yang baru keluar mengadakan event untuk daftar ke game yang ingin di rilis untuk mendapatkan imbalan, dan saat game tersebut sudah dapat di mainkan dia akan mendapatkan reward
di sebelah kiri merupakan table daftar dan sebelah kanan table login
pada table kiri terdapat nama siapa saja yang sudah mendaftar dan ketika menuju ke table berikutnya table login, ternyata yang sudah daftar tidak semuanya bermain game tsb. maka fungsi dari inner join mencatat yang cocok dari kedua table tersebut, seperti gambar berikut :
dari table 1 dan 2 yang daftar dan login ke game tsb hanya Adam dan Deni.
Menggabungkan baris dari kedua tabel apabila tidak cocok akan bernilai Null
Seperti berikut
perintahnya
:
Bisa juga di gabungan dengan WHERE, Seperti berikut perintahnya :
Disini saya memberi kondisi null jadi dari kedua tabel tsb menampilkan nama dari kedua tabel yang null.
Menggabungkan beberapa tabel berdasarkan kolom yang sesuai, menampilkan tabel kiri lengkap lalu di
cocokkan
bersama tabel yang lain apabila tidak cocok null
Seperti berikut perintahnya :
Seperti gambar di atas tabel daftar merupakan tabel paling kiri yang akan di tampilkan datanya semuanya lalu menggunakan perintah LEFT OUTER JOIN table login, memanggil table lain yaitu login lalu di cocokkan dengan table daftar apabila tidak cocok dengan table daftar maka menghasilkan null
Jika menggunakan perintah WHERE :
Seperti gambar di atas saya mencari dari kedua tabel tsb yang tidak cocok, kondisi yang dimana tabel login menghasilkan null, jadi hanya menampilkan nama dari daftar yg tidak cocok dengan tabel login dan login berisi null.
RIGHT JOIN sama seperti LEFT OUTER JOIN hanya berbeda kali ini di kanan.